Showing posts with label persiapan ko-ass. Show all posts
Showing posts with label persiapan ko-ass. Show all posts

Thursday, March 15, 2012

Yang HARUS dimiliki untuk Persiapan KOASS

setelah membahas apa yang harus dipersiapkan untuk persiapan ko-ass, kita harus tahu apa saja yang harus dimiliki 


1.Jam tangan yang ada jarum detiknya.
Penting untuk menghitung frekuensi (nadi, respirasi, dll)

2.Baju & sepatu yang pantas dan rapi.
Supaya anda enak dilihatdan tampil lebih meyakinkan.
Prinsipnya, berdandanlah seperti sosok dokter yang anda percaya untuk merawat diri anda sendiri.

3. Jas ko-ass dan baju jaga.
Paling tidak masing-masing punya sepasang. Kasih nama supaya tidak tertukar.

4. Alat-alat.
Miliki alat-alat yang penting dulu:
a. Stetoskop
Stetoskop yang anda perlukan ada 2 jenis, yaitu untuk dewasa dan anak. Merek terserah anda, makin mahal memang kualitasnya akan makin bagus. Tips dari saya, belilah stetoskop yang enak dipakai di telinga anda. tapi, kalau menurut saya, paling bagus stetoskop littmann
b. Sphygmomanometer (tensimeter)
Untuk koas, dianjurkan untuk memakai sphygmo jenis aneroid, alias sphygmo jarum. Kelebihannya praktis dan ringan. Kekurangannya harus sering dikalibrasi. Patokannya, kalibrasi saja sphygmo anda setiap selesai rotasi bagian.
c. Termometer
Supaya praktis, pakai termometer elektronik. Kurang dari 1 menithasilnya sudah bisa dibaca.
d. Penlight
Senter yang bentuknya seperti bolpen. Bedanya sama senter biasa selainpraktis, sinar yang dipancarkan bulat utuh, tidak menyebar.
e. Meteran gulung
Alat ini lebih sering dipakai oleh tukang jahit. Ada versi yang praktisnya, jadi tekan tombol otomatis menggulung sendiri. Anda akan bertahan di semua stase bagian dengan alat-alat ini, selama anda merawat dan menggunakannya dengan baik. Jangan lupa kasih nama,simpan semuanya di tas alat yang mudah dibawa.. Alat-alat yang lain bisa dicicil, patokannya ada di buku Guide to Physical Examination and History Taking
8th ed, hal xxiii.

5.Referensi.
Tiap bagian biasanya memiliki textbook wajib masing-masing. Saya sendiri menyarankan patokan dalam mencari referensi yang bagus adalah:
Enak dibaca, mudah dimengerti dan diterapkan, serta up to date. Bentuknya bisa apa saja. Textbook ,buku saku, e-book , CD, atau website.
Yang paling penting bukan sekedar memiliki, atau mengaksesnya, tapi membacanya!

6.Lain-lain. Ini kategori perlengkapan seperti alat tulis, alat mandi (saat jaga), dan sebagainya. Yang seperti ini, tidak usah disuruh juga anda pasti sudah mengerti.
Read more >>
---------------------------------------------------------------------
Cara Meningkatkan Kemampuan untuk Presentasi yang Sukses
Cara belajar EKG secara otodidak dengan cepat
Belajar Ngomong Bahasa inggris tanpa pusing karena Grammar
MOHON KESEDIAAN PEMBACA UNTUK MEMBERIKAN PLUS ONE (+1) UNTUK POSTING INI

Wednesday, March 14, 2012

Baru masuk ko'ass nih, apa ya yang harus dipersiapkan untuk ko'ass nanti?

selamat ya bagi kamu-kamu yang sudah mendapat gelar Es Ked (S.Ked), akhirnya tercapai juga gelar itu selama menempuh berbagai perkuliahan, praktikum,sklill lab, dll di kampus. Nah sekarang tergantung pilihannya apakah mau melanjut ke pendidikan profesi dokter (ko'ass) atau mau melanjutkan ke jenjang S.2 yg lain. okelah, jika memilih untuk memasuki dunia pendidikan dokter muda di Rumah sakit (Ko-Ass), persiapkan dengan matang-sematangnya...hehehehe...

1. SADAR DIRI
Anda sudah koass. Umur berkepala dua. Dewasalah. Coba pikirkan lagi, maukah anda menghabiskan sisa hidup anda sebagai dokter? Kalau masih mau, teruskan membaca..

2. Kursus 3 Bahasa: Indonesia, Inggris, dan bahasa daerah di RS
Bahasa daerah harus anda kuasai untuk melakukan anamnesis pasien di RS yang sering kali pasien menyampaikan dalam bahasa daerahnya.
Harap diingat, rintangan bahasa (language barrier ) antara dokter dan pasien dapat berakibat fatal pada diagnosis dan pengobatan.
Hal ini berlaku di semua daerah dan negara. Pelajari kalimat percakapan sehari-hari, perbendaharaan kata-kata dan istilah anatomis serta macam-macam penyakit dan keluhan. Minta teman, orang tua atau siapa saja yang bisa berbahasa daerah itu untuk mengajari anda. Kalau perlu, bayar!
Indonesia. Walaupun sehari-hari kita gunakan, pelajarilah secara khususpenggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam dunia kedokteran.
Kepentingannya adalah saat pembuatan rekam medis,karya tulis ilmiah seperti laporan kasus dan referat, serta tata cara presentasi. Beberapa dosen sangat memperhatikan hal ini.
Inggris. Penguasaan bahasa Inggris selama koass lebih diutamakan dalam membaca referensi seperti textbook dan jurnal. Biasakan membaca textbook dan jurnal dari sekarang.
3. Jaga kesehatan
Maukah anda dirawat oleh seorang dokter yang sakit-sakitan? Begitu juga pasien anda. Oleh karena itu jaga kesehatan anda. Caranya, atur makanan, olahraga, dan istirahat. yah...walaupun susah untuk aplikasinya, tapi masih bisa koq selama anda bisa...(baca poin selanjutnya)
4. Mengatur diri anda sendiri
Mulailah atur diri anda, kapan saatnya belajar, ibadah, olahraga, rekreasi, atau agenda pribadi anda yang lain.
Waktu 24 jam sehari telah Tuhan berikan sama pada semua orang. Kesuksesan datang pada orang yang mampu mengatur waktu miliknya sendiri.
5. Kemampuan komunikasi efektif
 Modal penting untuk jadi dokter adalah kemampuan mendengar yang baik. Dengan kata lain, mulailah camkan ini: Shut up and listen carefully. Mulailah dari lingkungan anda sendiri dulu.
Ajak bicara orang tua, keluarga, sahabat, orang-orang yang bekerja untuk anda seperti pembantu, sopir dan lain-lain.
Lalu perluas, ajak bicara satpam, petugas perpustakaan, kasir bank, SPG, tukang jamu, sopir angkot, preman atau siapa saja yang bisa anda temui.
Dengarkan seksama, dan berempatilah pada masalah mereka. Ingatlah, semakin banyak pasien anda, semakin beragam mereka.
6. Sadari Posisi
Anda koass. Di RS anda akan bertemu sesama koas, dokter konsulen & residen, perawat, bidan, petugas lab, karyawan, dan petugas lainnya.
Mereka semua tahu kalau anda masih belajar, dan bersedia membantu anda.
Syaratnya, hapus rasa malu yang tidak perlu, turunkan ego, sering-seringlah ucapkan: tolong, maaf, dan terima kasih plus senyum tulus.
7. Pelajarilah hal yang mendasar dan umum terlebih dahulu. 
Pelajari dulu yang sehat baru yang sakit. Pelajari dulu yang umum baru yang khusus. Belajarlah anatomi, fisiologi, kemudian patofisiologi, danpemeriksaan fisik.
8. Selalu Pikirkan untuk kebaikan pasien
Semua yang dilakukan di RS baik itu dilakukan oleh dokter, perawat, bidan, atau koas seperti anda harus ditujukan demi kebaikan pasien.
Sebelum melakukan apapun pada pasien anda, cobalah bertanya dulu:
-Apakah ini akan berguna untuk pasien saya?
-Apakah ini akan merugikan pasien saya?
-Apakah keuntungannya lebih besar daripada kerugiannya bagi pasien saya?
-Bagaimana perasaan pasien saya?
-Apakah ini akan membebani pasien saya?
-Bagaimana dengan keluarganya?
9. Ingat tujuan awal
Kalau anda kehilangan arah, ingatlah tujuan awal anda.
-Kenapa anda ingin menjadi dokter?
-Kenapa anda masuk fakultas kedokteran?
-Kenapa anda mau membayar mahal dan bersusah-susah menyelesaikan kuliah?

Pertanyaan-pertanyaan ini mesti berulang dalam benak pribadi, jika sering dilakukan, maka yang semula gak mood , menjadi yakin dan semangat kembali menjalani pendidikan ko-ass ini.
apa ada tambahan untuk tips2 yang lainnya?
cari sendiri aja ya, tanya kakak2 senior anda yg sudah menjalani ko-ass, gimana rasanya, dan minta share pengalamannya dan tips2nya dari mereka, okeh! hehe.. :)

btw, baca juga apa saja yang harus dimiliki untuk persiapan ko-ass

Read more >>
---------------------------------------------------------------------
Cara Meningkatkan Kemampuan untuk Presentasi yang Sukses
Cara belajar EKG secara otodidak dengan cepat
Belajar Ngomong Bahasa inggris tanpa pusing karena Grammar
MOHON KESEDIAAN PEMBACA UNTUK MEMBERIKAN PLUS ONE (+1) UNTUK POSTING INI

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Like it !